Uncategorized

Wisata di Ukraina: Menjelajahi Kota Bersejarah Kyiv

Wisata di Ukraina: Menjelajahi Kota Bersejarah Kyiv

Wisata di Ukraina: Menjelajahi Kota Bersejarah Kyiv. Kyiv, ibu kota Ukraina, tetap menjadi salah satu destinasi wisata paling menarik di Eropa Timur meski situasi geopolitik sempat memengaruhi kunjungan turis beberapa tahun terakhir. Kota ini menyimpan lebih dari seribu tahun sejarah yang terukir dalam arsitektur gereja berkubah emas, jalan berbatu kuno, serta sungai Dnipro yang mengalir tenang membelah kota. Dari puncak bukit hingga pasar bawah tanah, Kyiv menawarkan perpaduan antara warisan Kievan Rus, pengaruh Bizantium, era Soviet, dan kehidupan modern yang dinamis. Bagi wisatawan yang mencari pengalaman mendalam tentang budaya Slavia Timur, kota ini memberikan kesempatan menjelajahi situs bersejarah yang masih hidup, kuliner autentik, serta suasana kota yang hangat dan ramah. Saat ini, banyak area utama sudah kembali aman dan terbuka untuk wisatawan internasional, membuat Kyiv layak dikunjungi bagi mereka yang ingin merasakan keindahan sejarah Eropa Timur tanpa keramaian kota-kota besar Barat. TIPS MASAK

Pusat Sejarah di Kyiv Pechersk Lavra dan Katedral Saint Sophia: Wisata di Ukraina: Menjelajahi Kota Bersejarah Kyiv

Kyiv Pechersk Lavra, atau Biara Gua Kyiv, merupakan salah satu situs paling ikonik yang wajib dikunjungi karena statusnya sebagai pusat spiritual Ortodoks Ukraina sejak abad ke-11. Kompleks biara ini terletak di atas bukit menghadap Sungai Dnipro, dengan gereja-gereja berkubah emas yang berkilau di bawah sinar matahari serta jaringan gua bawah tanah panjang yang berisi relik santo dan mumi alami yang diawetkan selama berabad-abad. Pengunjung bisa menuruni tangga sempit menuju lorong-lorong gua yang dingin dan remang, di mana suasana sakral terasa kuat meski ramai pengunjung. Tak jauh dari situ, Katedral Saint Sophia berdiri megah dengan mosaik Bizantium asli dari abad ke-11 yang masih utuh, terutama mosaik Bunda Maria Orans yang menjadi simbol perlindungan kota. Kedua situs ini tidak hanya menawarkan keindahan arsitektur tapi juga cerita panjang tentang bagaimana Kyiv menjadi pusat Kristen Ortodoks di wilayah Slavia, sehingga setiap langkah di sini terasa seperti berjalan melalui lembaran sejarah hidup yang masih bernapas.

Jalan-jalan di Andriyivskyy Descent dan Podil: Wisata di Ukraina: Menjelajahi Kota Bersejarah Kyiv

Andriyivskyy Descent, atau Jalan Andriyiv, sering disebut sebagai jalan paling indah di Kyiv karena kemiringannya yang curam menghubungkan Bukit Andriyiv dengan distrik Podil di tepi sungai. Jalan berbatu ini dipenuhi rumah-rumah berwarna cerah bergaya abad ke-19, galeri seni, toko suvenir, serta kafe kecil yang menjual kue tradisional dan kopi harum. Di puncak bukit berdiri Gereja Saint Andrew dengan kubah biru-putih yang menjadi latar foto favorit, sementara di sepanjang jalan terdapat patung-patung unik serta musisi jalanan yang sering memainkan musik folk Ukraina. Turun ke bawah, distrik Podil menyambut dengan pasar terbuka, bangunan industri era Soviet yang sudah direnovasi menjadi ruang kreatif, serta pemandangan sungai Dnipro yang luas dari tepi dermaga. Area ini terasa lebih santai dan artistik dibanding pusat kota, cocok untuk berjalan kaki sore hari sambil menikmati angin sungai serta mencicipi makanan jalanan seperti syryky atau varenyky yang masih hangat.

Kuliner dan Pasar Tradisional Bessarabsky

Kyiv tidak lengkap tanpa mencicipi kuliner lokal yang sederhana tapi penuh rasa, dan pasar Bessarabsky Market menjadi tempat terbaik untuk merasakan keaslian makanan Ukraina. Pasar ini, dengan atap kaca bersejarah, dipenuhi kios-kios yang menjual daging asap, keju segar, madu liar, serta berbagai jenis roti hitam dan acar sayur tradisional. Di sini pengunjung bisa mencoba borscht asli dengan krim asam, varenyky isi kentang atau keju, serta holubtsi yang dibungkus daun kubis. Untuk camilan manis, jangan lewatkan pampushky berlapis bawang putih atau medivnyk madu berbumbu rempah. Di sekitar pasar dan jalan-jalan utama, banyak kedai kecil menyajikan Kyiv cutlet—daging ayam cincang digoreng renyah dengan mentega meleleh di dalam—yang menjadi hidangan khas kota. Suasana pasar yang ramai, aroma roti panggang, serta interaksi dengan penjual lokal membuat pengalaman kuliner terasa lebih dari sekadar makan, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari warga Kyiv yang hangat dan terbuka.

Kesimpulan

Kyiv menawarkan perjalanan wisata yang kaya akan sejarah, spiritualitas, serta kehangatan budaya Slavia Timur, dari kompleks biara kuno Pechersk Lavra hingga jalan seni Andriyivskyy Descent dan pasar tradisional Bessarabsky. Kota ini berhasil mempertahankan pesonanya sebagai salah satu pusat bersejarah Eropa meski menghadapi berbagai tantangan, dengan situs-situs yang masih hidup, kuliner autentik, serta suasana kota yang santai namun penuh cerita. Bagi wisatawan yang mencari pengalaman mendalam di luar jalur turis mainstream, Kyiv memberikan kesempatan untuk merasakan keindahan arsitektur Bizantium, menikmati makanan rumahan yang lezat, serta berinteraksi dengan penduduk lokal yang ramah. Saat ini, dengan area utama yang kembali terbuka dan aman, kota ini layak masuk daftar kunjungan bagi siapa saja yang ingin menjelajahi sisi autentik Eropa Timur. Jika belum pernah ke Kyiv, saatnya merencanakan perjalanan—karena kota bersejarah ini punya cara sendiri untuk meninggalkan kesan mendalam di hati setiap pengunjung.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *